You are here
Home > Berita > Sejarah Hari Tanah Sedunia

Sejarah Hari Tanah Sedunia

Selamat siang semuanya…….jangan lupa bahagia ya, karena di masa pandemic ini dengan menjaga kebahagiaan berarti juga menjaga imunitas tubuh kita. Di siang hari ini mari kita simak bersama tentang Peringatan Hari Tanah Sedunia. Peringatan Hari Tanah Sedunia digagas oleh International Union of Soil Sciences (IUSS) pada tahun 2002. Selanjutnya, organisasi Pangan dan Pertanian PBB (Food and Agriculture Organization/FAO) dengan dukungan Kerajaan Thailand dan Global Soil Partnership meresmikan tanggal 5 Desember sebagai Hari Tanah Sedunia pada bulan Desember 2013. Pada saat itu pula ditetapkan tanggal 5 Desember 2014 sebagai penyelengaraan peringatan untuk pertama kalinya.
Kenapa Tanggal 5 Desember? Raja Thailand H. M. King Bhumibol Adulyadej adalah penggagas utama peringatan Hari Tanah Sedunia. Tanggal 5 Desember merupakan hari lahir resmi Raja Bhumibol Adulyadej. Oleh karena alasan inilah tanggal 5 Desember dipilih untuk menghormati jasa penggagas utamanya.
Terus sebenarnya kenapa juga Hari Tanah Sedunia perlu diperingati???
Hari Tanah Sedunia merupakan hari peringatan yang muncul karena dilandasi oleh realita bahwa sepertiga tanah di dunia telah rusak atau terdegradasi. Degradasi tanah dapat terjadi karena munculnya deforestasi, erosi, polusi, perubahan iklim, dan proses lain yang disebabkan oleh praktik-praktik pengelolaan lahan yang tidak bertanggung jawab. Dengan adanya Hari Tanah Sedunia, diharapkan kesadaran mayarakat mengenai rusaknya tanah dapat meningkat.
Pada Peringatan Hari Tanah Sedunia tersebut diharapkan pihak-pihak yang berkepentingan memanfaatkannya sebagai momen untuk mengedukasi warga dunia akan pentingnya menjaga kondisi tanah sebagai habitat makhluk hidup.

Top
RSS
Facebook
Twitter
Instagram