EKOWISATA

Halllo para mitra lingkungan…………….. semoga di hari Senin yang penuh berkah ini kalian semua dalam keadaan sehat wal’afiat dan selalu dalam lindungan Yang Maha Kuasa. Di masa pandemic ini mari kita manfaatkan waktu dengan hal-hal yang bermanfaat, antara lain yaitu dengan banyak membaca, karena dengan membaca apa saja akan menambah wawasan kita. Nah kali ini saya akan sedikit mengumpulkan bahan bacaan yang tentunya tetap berkaitan dengan edukasi lingkungan, yaitu tentang EKOWISATA.
EKOWISATA atau EKOTURISME merupakan salah satu kegiatan pariwisata yang berwawasan lingkungan dengan mengutamakan aspek konservasi alam, aspek pemberdayaan sosial budaya ekonomi masyarakat lokal serta aspek pembelajaran dan pendidikan.
Ekowisata dimulai ketika dirasakan adanya dampak negatif pada kegiatan pariwisata konvensional. Dampak negatif ini bukan hanya dikemukakan dan dibuktikan oleh para ahli lingkungan tetapi juga para budayawan, tokoh masyarakat dan pelaku bisnis pariwisata itu sendiri. Dampak berupa kerusakan lingkungan, terpengaruhnya budaya lokal secara tidak terkontrol, berkurangnya peran masyarakat setempat dan persaingan bisnis yang mulai mengancam lingkungan, budaya dan ekonomi masyarakat setempat.
Manfaat ekowisata berdampak dalam berbagai aspek. Manfaat tersebut meliputi aspek konservasi, pemberdayaan dan pendidikan lingkungan. Manfaat tersebut secara lengkap adalah sebagai berikut:
  1. Konservasi. Keterkaitan ekoturisme dan satwa terancam punah sangat erat, bahkan harus bersifat positif, sebagaimana studi yang dilakukan oleh peneliti Universitas Griffith. Wisata berkorelasi positif dengan konservasi berarti memberikan insentif ekonomi yang efektif untuk melestarikan, meningkatkan keanekaragaman hayati budaya, melindungi warisan alam serta budaya di planet bumi.
  2. Pemberdayaan ekonomi. Ekoturisme melibatkan masyarakat lokal berarti meningkatkan kapasitas, kesempatan kerja masyarakat lokal. Konsep eko-wisata adalah sebuah metode yang efektif untuk memberdayakan masyarakat lokal di seluruh dunia guna melawan kemiskinan, mencapai pembangunan berkelanjutan.
  3. Pendidikan lingkungan. Melibatkan pendidikan lingkungan berarti kegiatan wisata yang dilakukan harus memperkaya pengalaman, juga kesadaran lingkungan melalui interpretasi. Kegiatan harus mempromosikan pemahaman, penghargaan yang utuh terhadap alam, masyarakat, budaya setempat.

Prinsip ekowisata merupakan berbagai prinsip yang mengatur untuk menyatukan konservasi lingkungan hidup, pengembangan masyarakat dan wisata yang berkelanjutan, berjalan seiringan. Hal ini berarti bahwa para pihak yang melaksanakan, berpartisipasi dalam ekoturisme harus menjalankan kriteria dan prinsip tersebut. Prinsip ekowisata adalah sebagai berikut:
1. Meminimalkan dampak fisik, sosial, perilaku, psikologis.
2. Membangun kesadaran lingkungan, budaya dan rasa hormat.
3. Memberikan pengalaman positif bagi pengunjung dan tuan rumah.
4. Memberikan manfaat keuangan langsung bagi konservasi atau pelestarian lingkungan hidup.
5. Menghasilkan keuntungan finansial bagi masyarakat lokal, industri swasta.
6. Memberikan pengalaman interpretatif yang mengesankan bagi pengunjung untuk meningkatkan sensitivitas terhadap iklim politik, lingkungan, sosial tempat tujuan wisata.
7. Membangun, mengoperasikan fasilitas atau infrastruktur dengan meminimalkan dampak lingkungan.
8. Mengakui hak-hak, keyakinan spiritual komunitas adat dan memberdayakan mereka.
Demikian sedikit tambahan wawasan tentang EKOWISATA,, semoga bermanfaat dan jangan lupa tetap patuhi protocol kesehatan dimanapun anda berada serta jangan lupa bahagia agar imun kita tetap terjaga. Salam Bumi……..Pasti Lestari………

About admin.web