You are here
Home > Program Unggulan

Balistik (Blitar Libas Sampah Plastik)

Dalam rangka mengurangi sampah plastik, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Blitar bersama TP PKK melakukan gerakan aksi Blitar Libas Sampah Plastik (Balistik) . Tidak hanya itu, Tokoh superhero Kresekmen dihadirkan untuk memotivasi masyarakat untuk mengurangi sampah plastik.

Dalam kesempatan tersebut, selain memberikan imbauan secara lisan, DLH juga membagikan kantong sampah gratis berbahan kain dan memasang stiker di lapak-lapak pedagang.

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Blitar mengatakan Sumber sampah terbesar  salah satunya berasal dari pasar. Sosialisasi ini merupakan salah satu cara menjaga lingkungan tetap asri. Pedagang dan pengunjung pasar harus diajak dalam pengolahan sampah organik dan nonorganic, sebagai upaya pengurangan penggunaan material plastik.

Dengan adanya sosialisasi tersebut bisa memberikan edukasi dan pemahaman kepada masyarakat terkait bahaya sampah plastik. Selain itu, semakin meningkatkan pengetahuan dan pemahaman terhadap pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.

Sementara itu, Kepala DLH Kabupaten Blitar, Krisna Triatmanto menyampaikan upaya penggurangan sampah plastik terus digencarkan. DLH menyediakan sarana dan prasarana pendukung, seperti tong sampah, alat pemilah sampah, dan lainnya.

Sesuai dengan studi dan survei bahwa Indonesia merupakan nomer dua di dunia penghasil sampah plastik. Sehingga menurut Krisna, mengurangi sampah plastik harus digencarkan. Karena dampak dari penggunaan sampah sendiri dapat mencemari lingkungan dan sulit diurai hingga ratusan tahun karena asamnya terlalu tinggi.

“Kami tengah Berupaya mensosialisasikan pengurangan penggunaan material plastik seperti sedotan maupun styrofoam kepada seluruh masyarakat Kabupaten Blitar,”

Ia menjelaskan bahwa kunci dari semua itu adalah kesadaran diri sendiri akan pentingnya menjaga lingkungan. Meski pemerintah telah membuat aturan pelarangan kantung plastik namun masyarakat masih hidup dalam kebiasaan lama, maka pengurangan sampah plastik tidak akan sukses.

Top
RSS
Facebook
Twitter
Instagram